Begini Cara Mencari Pinjaman Modal Untuk Memulai UMKM di Masa Pandemi

 

Dalam beberapa tahun terakhir ini, Pemerintah Indonesia terus menerus menghimbau warganya untuk menginvestasikan uang mereka dengan cara berwirausaha. Hal ini yang menyebabkan semakin banyaknya masyarakat kita yang beralih dari karyawan swasta dan lebih memilih membuka bisnisnya sendiri, mulai dari bisnis kecil-kecilan hingga dalam skala besar. Bahkan, masyarakat yang sudah menjadi karyawan swasta pada perusahaan tertentu dan memiliki jenjang karir juga tetap teralihkan untuk memiliki bisnis sampingan sebagai sumber keuangan kedua mereka.

Namun, membuka usaha tidak semudah membuka telapak tangan Anda. selain mental, dibutuhkan materi yang tidak sedikit agar bisnis yang Anda inginkan dapat mulai berjalan. Salah satu materi utama yang dibutuhkan untuk membuka usaha adalah modal. Sering kali seseorang stuck tidak maju membuat bisnis karena persoalan permodalan. Modal yang tidak cukup atau sulitnya mencari pinjaman karena faktor-faktor tertentu seolah selalu menjadi masalah utama ketika hendak membuka usaha dan bisnis. Dibutuhkan solusi yang nyata agar permasalahan semacam ini bisa teratasi.

Selain tren berwirausaha, tren kemajuan di bidang teknologi juga semakin luas berkembang dengan menyediakan berbagai kemudahan bagi masyarakat. salah satu hasil inovasi di bidang teknologi yang juga berkolaborasi dengan bidang keuangan adalah Fintech atau financial technology. Pengertian fintech yaitu  sebuah platform yang membantu proses transaksi keuangan antar pihak dengan bantuan digital. Dengan bantuan fintech proses transaksi keuangan akan lebih mudah karena bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja, bahkan fitur terbarunya yakni dapat menggunakan kode QR.

Beberapa perbankan yang turut menggunakan fintech sebagai fitur transaksi mereka yaitu Amartha. Amartha adalah penyedia jasa layanan keuangan yang bergerak di bagian Peer to Peer (P2P) lending. Apa itu peer to peer lending? Peer to peer (P2P) lending adalah pihak yang berperan sebagai penengah / agen yang turut menyediakan jasa penghubung antar pencari dana dengan peminjam dana.

Berbeda dengan apa itu deposito, Peer to Peer (P2P) lending Amartha sebagian besar menargetkan masyarakat ekonomi menengah ke bawah dalam melakukan pencarian modal untuk memulai usaha mikro mereka. Dengan adanya Amartha, para masyarakat pedesaan atau daerah terpencil yang mengalami kesulitan dalam pencarian dana dapat dengan mudah terfasilitasi, cukup dengan via smartphone.

Sangat mudah bukan?. Tunggu apalagi, jika Anda adalah pelaku bisnis yang sedang mencari pemilik dana untuk proses peminjaman uang, cukup dengan mengunjungi platform Amartha. Dengan Amartha, proses transaksi pembayaran juga lebih dipermudah dan tentu saja keamanannya terjaga.

Fintech OJK sudah terdaftar ke dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga segala aktivitas transaksi sudah dijamin keamanan dan legalitasnya. Keamanan transaksi juga terjamin sedari awal ketika para klien mendaftarkan diri mereka untuk pengajuan pinjaman. Di situ tersedia syarat-syarat pengumpulan berkas dan uji tertentu yang diharapkan dapat menghindari masalah ketika bertransaksi.