Kapan Jam Tidur Siang Yang Paling Baik?

KOMPAS.com – Memilih waktu tidur siang yang kurang tepat bisa bikin tak enak badan, pusing, dan rentan susah tidur di malam hari.

Padahal, tidur siang yang pas memiliki segudang manfaat bagi kesehatan.

Melansir Live Strong, beberapa manfaat tidur siang yang utama antara lain:

* Mencegah penyakit jantung dan stroke
* Menjaga daya tahan tubuh
* Menajamkan pikiran
* Memperkuat daya ingat dan konsentrasi

Baca juga: four Tips Tidur Siang yang Baik untuk Jaga Daya Tahan Tubuh

Anda yang belum terbiasa tidur siang dan tidak punya masalah susah tidur di malam hari bisa mulai membangun rutinitas yang baik ini.

Seperti dilansir laman resmi Sleep Foundation, ada tiga jenis tidur siang yang biasa dilakukan, yakni:

* Tidur siang terencana: tidur siang dengan jadwal yang sudah Anda tentukan sebelumnya
* Tidur siang darurat: tidur siang spontan saat Anda merasa lelah tiba-tiba
* Tidur siang kebiasaan: tidur siang yang sudah menjadi rutinitas sehari-hari (biasanya kebiasaan semasa anak-anak)

Baca juga: Tidur Siang Memengaruhi Kesehatan Tubuh, Bagaimana Baiknya?

Waktu yang paling tepat untuk tidur siang berbeda-beda bagi setiap orang. Hal itu sangat tergantung pada situasi dan kondisi Anda masing-masing.

Melansir laman resmi National Sleep Foundation, jam tidur siang terbaik bagi setiap orang bisa disesuaikan dengan waktu bangun tidur dan jam makan siang.

Jika waktu makan siang terlalu dekat dengan jam tidur siang, kadar gula dan energi belum menurun. Dalam kondisi tersebut, secara alami tubuh Anda belum siap untuk tidur.

Apabila jam tidur siang molor terlalu sore, jadwal tidur di malam hari rentan ikut molor sehingga Anda jadi susah tidur.

Baca juga: Bayar Utang Tidur di Akhir Pekan Rusak Kesehatan, Bagaimana Baiknya?

Pastikan untuk bangun tidur siang sebelum pukul tiga sore agar Anda tidak terlambat berangkat tidur di malam hari.

Salah satu cara terbaik memilih jam tidur siang yang baik adalah menyesuaikannya dengan jam bangun tidur.

Misalkan Anda bangun pukul tujuh pagi, Anda bisa mulai tidur siang pada pukul dua siang.

Apabila Anda bangun pukul enam pagi, jadwal tidur siang yang perfect sekitar pukul setengah dua siang.

Sedangkan ketika Anda bangun pukul setengah delapan pagi, jam tidur siang bisa mulai pukul setengah tiga sore.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Bangun Pagi Lebih Sehat Daripada Bangun Siang?

Lamanya tidur siang
Tak hanya terkait jam tidur siang yang baik, agar istirahat siang berkualitas, lamanya tidur juga perlu diatur.

Melansir Insider, psikiater sekaligus pendiri Menlo Park Psychiatry & Sleep Medicine di California AS, Alex Dimitriu, MD, menyebut tidur siang sebaiknya cukup menit.

Tidur siang selama 30 menit dapat membuat suasana hati lebih baik dan meningkatkan daya ingat.

Namun hati-hati, tidur siang yang kelewat singkat di bawah 10 menit justru dapat meningkatkan gejala kelalahan, mudah marah, tidak bersemangat, dan membuat kantuk datang lagi.

Jika waktu tidur siang lebih dari 30 menit, tidur siang Anda jadi lebih mendalam. Saat bangun, Anda bisa jadi pusing dan merasa lelah.

Agar durasi tidur benar-benar pas, ada baiknya Anda memasang alarm. Apabila keinginan tidur siang tak kunjung datang, coba beraktivitas untuk menguras energi.

Baca juga: 3 Tips Relaksasi Agar Cepat Tidur Bagi Penderita Insomnia

Cukup dua kali seminggu
Kendati tidur siang baik untuk menjaga kesehatan, namun frekuensinya jangan berlebihan.

Ahli menyarankan agar Anda tidur siang cukup dua kali seminggu. Terlalu banyak tidur siang justru bisa membahayakan kesehatan jantung.

Khusus bagi Anda yang waktu tidur malamnya kurang dari tujuh jam atau punya utang tidur, Sleep Foundation menyarankan Anda tidur siang dua kali sehari.

Anda bisa memilih waktu pagi dan menjelang sore hari. Masing-masing durasinya 30 menit.

Dengan menambah jadwal tidur siang tersebut, tingkat stres dan daya tahan tubuh bisa tetap terjaga.

Khusus pekerja sif malam atau orang yang terpaksa begadang, coba tidur siang setengah jam dan tidur setengah jam lagi saat istirahat malam.