Perbedaan Manfaat Tidur Siang 10, 30, 60 Menit

Hidup Sehat
Windratie, CNN Indonesia | Sabtu, 10/01/ :fifty seven WIB

Ilustrasi tidur. (dnberty/GettyImages) Jakarta, CNN Indonesia — Jika Anda adalah orang yang terbiasa untuk tidur siang, cara apa yang paling efektif untuk tidur siang? Menurut para peneliti waktu paling alami untuk tidur siang berdasarkan ritme sirkadian manusia adalah antara pukul 2 dan 4 sore.

Sara Mednick penulis buku Take a Nap! Change Your Life dari Universitas California bahkan merancang roda tidur siang pada titik-titik waktu yang ideal untuk tidur sebentar.

Di waktu tersebut, tidur siang akan memberikan keseimbangan baik pada gelombang lambat dan tidur REM (rapid eye motion) atau tidur dengan gerak mata cepat. Keseimbangan biasanya terjadi enam sampai delapan jam setelah bangun tidur.

Namun, cara terbaik tidur siang juga tergantung pada jenis efek yang dicari. Dalam sebuah studi pada 2009, Mednick membandingkan efek tidur REM, tidur non-REM, dan istirahat tenang (terbangun) dalam pemecahan masalah yang kreatif.

Pada tes di pagi hari, siswa diberikan tugas di mana mereka harus memberikan kata yang berhubungan dengan tiga kata yang tidak saling berhubungan, seperti ‘falling’, ‘actor’, dan ‘dust’, yang ketiganya bisa dikaitkan dengan kata ‘star’.

Di awal sore, para siswa lalu menghabiskan waktu baik untuk tidur REM, tidur Non-REM, atau yang istirahat (terbangun). Saat kembali di malam hari untuk mengulang versi tes pagi, para siswa yang mengambil tidur siang REM melakukan hasil terbaik. Dengan kata lain, tidur REM dapat meningkatkan pemecahaan masalah secara kreatif.

“Jadi jika Anda mencari tidur restoratif (memulihkan), Anda harus tidur di siang hari ketika Anda memiliki peningkatan jumlah tidur gelombang lambat,” kata Mednick. “Dan, jika Anda mencari tidur siang yang mungkin membantu kreativitas, Anda harus tidur lebih awal di siang hari ketika Anda mengalami REM lebih.”

Namun untuk mendapatkan tidur REM seseorang berarti harus tidur lebih lama, sekitar 60 sampai dengan 90 menit, karena REM adalah tahap terakhir dari siklus tidur. Meski begitu, tidur siang juga dapat memiliki manfaat.

Penelitian di Australia menemukan tidur siang 10 menit sudah cukup membantu peserta memulihkan diri dari tidur malam terbatas. Peserta akan merasakan kantuk yang berkurang, fisik yang lebih kuat, dan menunjukkan kinerja kognitif yang membaik selama one hundred fifty five menit setelah tidur siang.

Meskipun tidur siang selama 20 sampai 30 menit memberikan manfaat, tetapi perbaikan kognitif membutuhkan waktu lebih lama. Temuan tersebut berhubungan dengan penelitian yang dilakukan oleh John Groeger, profesor psikologi dari University of Hull di Inggris.

Groeger menemukan orang-orang yang tidur siang harus menghindari hal-hal rumit, tugas pelaksana lebih tinggi setelah bangun tidur.

“Ketika Anda bangun, Anda melakukan hal-hal sederhana dengan cukup baik,” katanya. “Tetapi otak Anda membutuhkan satu atau dua jam untuk sepenuhnya kembali on-line.”

(Baca juga: Efek Tidur Siang Lebih Besar dari Secangkir Kopi) (win/mer)